SARI WARTA INJIL Hari Ini: Rabu, 15 April 2015. Hari Biasa, Pekan II Paskah.

Meninggalkan komentar

Bacaan Liturgi: Kis. 5:17-26; Yoh. 3:16-21.

“Percaya akan kasih Allah”

Dalam lanjutan percakapan-Nya dengan Nikodemus, Yesus mengatakan: “Begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh

"Percaya akan kasih Allah"

“Percaya akan kasih Allah”

hidup yang kekal”. Dia datang sebagai terang yang menerangi hidup manusia. Setiap orang berbuat jahat akan membenci terang itu. Tetapi barang siapa melakukan yang benar datang kepada terang, supaya nyata bahwa perbuatannya dilakukan di dalam Allah.

Lagi

SARI WARTA INJIL Hari Ini: Selasa, 14 April 2015. Hari Biasa, Pekan II Paskah.

Meninggalkan komentar

"Hidup baru dalam Yesus"

“Hidup baru dalam Yesus”

Bacaan Liturgi: Kis. 4:32-37; Yoh. 3:7-15.

“Hidup baru dalam Yesus”

Yesus melanjutkan pengajaran-Nya kepada Nikodemus tentang kelahiran kembali dan kehidupan baru di dalam Roh. Wujud kehidupan baru di dalam Roh itu terkait erat dengan kepercayaan kepada sang Anak Manusia, Dia yang telah turun dari surga. Yesus berkata: “Sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal”.

Lagi

SARI WARTA INJIL Hari Ini: Rabu, 11 Februari 2015.

Meninggalkan komentar


Hari Biasa, Pekan Biasa V.
Bacaan Liturgi: Kej. 2:4b-9,15-17; Mrk. 7:14-23.

“Hati yang kotor: sumber kenajisan”

Yesus berkata kepada para murid-Nya bahwa apa pun dari luar, yang masuk dalam diri seseorang,

"Hati yang kotor: sumber kenajisan"

tidak menajiskan dia. Sebab semua yang dari luar tidak masuk dalam hati seseorang, tetapi ke dalam perutnya lalu dibuang di jamban. Tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya. Sebab dari hati, muncul semua yang jahat.
Lagi

SARI WARTA INJIL Hari Ini: Selasa, 10 Februari 2015.

Meninggalkan komentar


Pw S. Skolastika, Perawan.
Bacaan Liturgi: Kej. 1:20-2:4a; Mrk. 7:1-13.

“Perintah Allah itu Utama di atas segalanya”

Dikisahkan bahwa ada segerombolan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat dari Yerusalem datang menemui Yesus. Mereka mempersoalkan tindakan para murid yang menurut mereka najis karena para murid makan tanpa membasuh tangan lebih dahulu. Yesus menanggapi sikap kaum Farisi dan

"Perintah Allah itu Utama di atas segalanya"

“Perintah Allah itu Utama di atas segalanya”

para ahli Taurat ini dengan menyebut mereka sebagai orang-orang munafik. Perintah Allah mereka abaikan dan berpegang pada adat istiadat manusia.
Lagi

SARI WARTA INJIL Hari Ini: Senin, 09 Februari 2015.

Meninggalkan komentar

Hari Biasa, Pekan Biasa V.
Bacaan Liturgi: Kej. 1:1-19; Mrk. 6:53-56.

“Datanglah selalu pada Yesus”

Yesus dan para murid-Nya tiba di Genesaret. Di mana saja khabarnya Yesus berada, dibawalah kepada-Nya orang-orang sakit untuk disembuhkan. Ke mana saja, ke desa-desa dan

"Datanglah selalu pada Yesus"

“Datanglah selalu pada Yesus”

kota-kota, di mana Yesus datangi, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya supaya mereka diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua yang menjamahnya sembuh.
Lagi

SARI WARTA INJIL Hari Ini: Minggu, 08 Februari 2015.

Meninggalkan komentar

"Mengutamakan Pemberitaan Injil"

“Mengutamakan Pemberitaan Injil”


Hari Minggu Biasa V.
Bacaan Liturgi: Ay 7:1-4,6-7; 1Kor. 9:16-19,22-23; Mrk.1:29-39.

“Mengutamakan Pemberitaan Injil”

Setelah menyembuhkan ibu mertua Petrus yang sakit demam, Yesus menyembuhkan banyak orang yang menderita berbagai macam penyakit dan mengusir setan-setan. Keesokan harinya, waktu hari masih gelap, Yesus pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa. Maka datanglah Simon dan kawan-kawannya dan berkata kepada-Nya: “Semua orang mencari Engkau”. Tetapi Yesus berkata: “Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang” (bdk. Ay. 37-38).
Lagi

SARI WARTA INJIL Hari Ini: Sabtu, 07 Februari 2015.

Meninggalkan komentar

"Hening di hadapan Tuhan"

“Hening di hadapan Tuhan”


Hari Biasa, Pekan Biasa IV.
Bacaan Liturgi: Ibr. 13:15-1720-21; Mrk. 6:30-34.

“Hening di hadapan Tuhan”

Setelah melaksanakan tugas perutusannya, para murid kembali berkumpul bersama Yesus dan menceritakan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. Lalu Yesus mengajak mereka bersama-sama pergi dan mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi dan beristirahat. Ketika bertolak, banyak orang yang melihat dan segera mengambil jalan darat dan tiba lebih dulu ke tempat yang mereka tuju. Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka. Lagi

Older Entries

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 3.451 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: